MASJID KHUSNUL KHATIMAH
TANJUNGPINANG
Masjid
khusnul khatimah merupakan sebuah masjid yang terletak di komplek PCAN/MAN
Tanjungpinang. Dulunya masjid ini merupakan sebuah surau yang didirikan pada
tahun 1985. Namun lama kelamaan surau ini diubah menjadi sebuah masjid. Sekitar
tanggal 10 Januari 2010 masjid ini direnovasi dan dibesarkan lagi bangunannya, hingga saat ini masjid
khusnul khatimah belum juga selesai direnovasi.
Pembangunan
Masjid ini diperkirakan mencapai 2 milyar rupiah ,namun dana yang baru terkumpul
sekitar lima ratus juta rupiah. Karena kekurangan dana inilah yang menyebabkan
masjid Khusnul Khatimah belum juga selesai direnovasi. Keadaan masjid ini
sangat memprihatinkan dengan keadaan bangunan yang belum siap direnovasi dan
belum sempat di cat,
Selain
itu atap-atapnya juga sudah mulai bocor namun tidak memungkinkan untuk
diperbaiki dengan alasan dana yang dimiliki telah digunakan untuk biaya renovasi
yang tertunda. Keadaan yang seperti ini mungkin yang menimbulkan ketidak
nyamanan bagi jamaah yang ingin beribadah, sehingga wajar saja masjid ini
memiliki jamaah yang tidak banyak. kurangnya inisiatif dari warga sekitar itu
sendiri unutk membangun masjid tersebut agar dapat berdiri dan digunakan dengan
selayaknya sebuah majid. Sangat disayangkan sekali keadaan ini, karena bentuk
masjid tersebut sudah sangat bagus keliatan dari luar namun belum sempat
diselesaikan.
Masjid
khusnul khatimah ini di ketuai oleh Surya dan yang menjadi imam di masjid ini
ialah Muhammad Nazaruddin. Beliau merupakan imam tetap dimasjid ini, mulanya
Nazaruddin bekerja di kantor Departemen Agama dan setelah pensiun beliau
beralih menjadi imam dimasjid itu. Walaupun sudah berusia 64 tahun tetapi tidak
pernah membuat beliau malas untuk mengimami makmum dimasjid. Beliau merupakan
salah satu orang yang sangat bertanggung jawab terhadap pekerjaannya. Fasilitas
dimasjid khusnul khatimah ini juga apa adanya, tidak terlalu banyak
perlengkapan seperti yang ada pada masjid-masjid lainnya.
Penjaga atau pengurus dimasjid ini ada dua
orang yaitu Ahmad tarmizi dan Suhardi yang merupakan mahasiswa disalah satu
universitas yang ada di Tanjungpinang. Mereka dipercayakan untuk menjaga dan
merawat masjid tersebut sejak tahun 2011 hingga sekarang. Masjid ini juga
memiliki TPA (asrama) yang mempunyai santriwan-santriwati yang bisa dibilang
cukup banyak.