Minggu, 06 April 2014



ElPIJI 3 KG KEMBALI LANGKA
Tanjungpinang -Elpiji ukuran 3 kilogram kembali langka di Tanjungpinang sekitarnya . Untuk mendapatkan gas tersebut, warga harus berkeliling dari pangkalan satu ke pangkalan lain. Kalau pun ada agen yang menjualnya harganya tidak seperti biasa lagi.
Herianto, warga  11 km,ganet mengaku kesulitan mendapatkan elpiji ukuran 3 kilogram. Padahal, ia sudah berkeliling mencari keberadaan elpiji ukuran 3 kilogram ini.
" Sudah sekali mencari elpiji. Keliling mencarinya tetap saja tidak ada agen yang menjual. Kalau begini, bisa ndak ngepul dapur alias tidak masak," katanya kesal,khamis(3/4)
Hardi, pemilik warung ayam penyet di kawasan ini mengaku sudah 2 hari kehabisan stok gas elpiji ukuran 3 kiligram. Padahal ia sudah menyiapkan stok 10 tabung. " Saya sudah stok elpiji sebanyak 10 tabung. Bisanya habis dalam waktu beberapa hari. Tapi sejak stok di agen habis maka saya pun kelimpungan dibuatnya," tuturnya,senin(1/4)
Hardi, mengaku sudah lelah mencari elpiji ukuran 3 kg untuk keperluan dapur, tetapi belum juga dapat. " Tadi saya lihat stok elpiji ukuran 3 kg, tetapi saat tanya harganya, saya kaget harganya mencapai Rp25 ribu," keluhnya.
Dia pun mengurungkan niatnya untuk membeli dan mengganti dengan minyak tanah. "Kalau begini terus apa gunanya dulu minyak tanah di alihkan menjadi gas, toh akhirnya masyarakat juga yang mengalami dampak seperti ini," imbuhnya.
Indarwati, ibu rumah tangga mengaku heran kenapa kejadian ini bisa terjadi berulang kali. " Kelangkaan elpiji 3 kg sudah sering terjadi, tetapi kok tetap saja terulang hal seperti ini, apa tidak pernah jadi perhatian orang-orang yang berwenang mengatasi hal ini," katanya dengan nada kesal.
Herianto, Indarwati  adalah warga masyarakat yang menginginkan adanya tindak nyata dari pihak berwenang agar segera menyelesaikan kelangkaan elpiji but. Kejadian yang terus terulang berdampak rusaknya kepercayaan masyarakat pada para pejabat yang memiliki kewenangan mengatasi kelangkaan LPG 3kg tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar